Posts Tagged "Instagram"

Benarkah Orang Dewasa Sekarang Sudah Mulai Kecanduan Sosial Media ? 0

Benarkah Orang Dewasa Sekarang Sudah Mulai Kecanduan Sosial Media ?

Posted by on Sep 12, 2018 in Lifestyle, News

Ingin tahu apa saja dampak posistif dan efek negatif bagi orang dewasa yang mulai kecanduan terhadap sosial media ? Simak terus beritanya di Internet marketing No 1  News Report dibawah ini.

Benarkah Orang Dewasa Sekarang Sudah Mulai Kecanduan Sosial Media

Belum lama berselang, badan charity Inggris, The Royal Society For Public Health (RSPH) menyerukan perlunya dilakukan penelitian lebih mendalam terhadap efek kecanduan sosial media pada orang dewasa yang bisa mempengaruhi perilaku dan hubungan sosial mereka.

Dilansir oleh Sky News, kampanye yang dilakukan RSPH dengan tema, Get Involved with Scroll Free September, mereka berberharap bisa diikuti oleh puluhan ribu orang dewasa dari 56 negara yang berbeda untuk melakukan apa yang mereka sebut dengan istilah Digital Detox – Agar sudah saatnya orang dewasa segera keluar dari beberapa aplikasi sosial media yang sedang ngetrend saat ini, seperti Facebook, Instagram, Snapchat, Twitter dan Youtube.

Menurut Royal Society For Public Health, hasil penelitian pada tahun 2017 silam telah menunjukan banyak dampak negatif akibat kecanduan sosial media pada golongan usia anak dan remaja, antara lain, cyberbullying, sulit tidur, kecemasan, depresi dsb yang mempengaruhi perilaku mereka.

Seruan ini rupanya mendapatkan sambutan yang cukup hangat, tercatat selama bulan September berjalan ini dilaporkan sudah ribuan orang mengikuti program digital detox.

Sementara itu, hasil dari berbagai penelitian terbaru dalam beberapa tahun terakhir ini juga menunjukan bahwa:

1. Sebanyak sembilan puluh satu persen remaja dan dewasa yang berusia 16 thn s/d 24 tahun menggunakan sosial media.

2. Diantara mereka setidaknya ada sekitar 5% diantaranya yang sudah kecanduan sosial media.

3. Bagi mereka yang menghabiskan waktu setidaknya lebih dari 2 jam setiap hari melakukan aktivitas di sosial media, dilaporkan cenderung mengalami kesehatan mental yang buruk.

Meski demikian, kepala eksekutif RSPH, Shirley Cramer menyatakan, masih diperlukan lebih banyak lagi penelitian yang mendalam terhadap dampak buruk kecanduan sosial media bagi orang dewasa.

Menurut Shirley, salah satu pertanyaan yang mendasar adalah, apa peran kita di sosial media, ketika kita memiliki anak-anak dan remaja. “Saya kira kita tidak lagi berpikir sebagai orang tua. Bagaimana peran kita ? Apakah ketika sedang makan bersama keluarga-pun kita juga masih sibuk bermain sosial media, atau tweeting ? Apa efeknya bagi anak-anak kita ?” Shirley memaparkan pandangannya.

Menurutnya, masih perlu lebih banyak lagi penelitian yang lebih mendalam diseputar peran orang dewasa terhadap kecanduan sosial media – Sementara ini kita sudah melihat bukti nyata dan dampak negatif potensi kerusakan akibat kecanduan sosial media terhadap anak-anak, remaja dan orang muda.

Senada dengan itu psikolog Noel Bell juga mengatakan bahwa generasi tua/orang dewasa juga tidak imun dari kemungkinan kecanduan terhadap sosial media.

“Kami tengah mencari gejala kecanduan, peningkatan obsesi serta potensi terhadap kehilangan kontrol dan konsekuensi buruk pada keseharian kehidupan sosial pengguna.” ujarnya.

Kampanye gratis RSPH ini mulai dilakukan untuk mengatasi tekanan dan dampak sosial global dari banyaknya perusahaan teknologi besar sosial media seperti Facebook atau Instagram.

Menanggapi hal itu, bulan lalu Facebook telah mengenalkan beberapa update terbaru fitur baru mereka untuk melakukan pembatas waktu beraktivitas di dalam aplikasi. Dalam laman blog post Facebook, mereka menulis, “Harapan kami pembaruan pada beberapa tools kami bisa memberikan kontrol bagi pengguna di platform kami dan juga ikut berperan mendorong percakapan antara orang tua dan remaja tentang kebiasaan online yang tepat bagi mereka.

So, jika mungkin Anda termasuk golongan orang dewasa yang sudah mulai menunjukan gejala kecanduan sosial media, ada baiknya juga untuk mengikuti digital detox, menghentikan semua aktivitas di sosial media, dan mulailah melakukan komunikasi intensif dengan keluarga dan anak-anak dirumah.

Learn More
Menganalisa Dan Cara Membuat Target Market Yang Spesifik 0

Menganalisa Dan Cara Membuat Target Market Yang Spesifik

Posted by on Apr 21, 2017 in Blog, Tips

Belajar menganalisa dan cara membuat target market yang spesifik sangat berperan penting dalam dunia digital marketing yang semakin kompetitif saat ini.

Cara Membuat Target Market Yang Spesifik

Tidak bisa dipungkiri lagi, tanpa kreativitas yang tinggi dan kemampuan menganalisa segmen pasar serta menentukan target market yang spesifik sangat sulit rasanya untuk bisa mencapai keberhasilan dalam waktu singkat – Mengingat tingkat kompetisi dan persaingan pasar yang semakin ketat, dari perusahaan berskala internasional sampai ke penjual online kecil-kecilan, memperebutkan kue market yang sama. Ini belum lagi ditambah dengan percepatan pertumbuhan marketer online diseluruh dunia yang semakin besar, bak cendawan di musim penghujan.

Lantas bagaimana menganalisa dan cara menentukan target market yang tepat ?

Untuk menentukan segmentasi pasar dan cara menentukan target market yang tepat, setidaknya ada beberapa hal yang wajib diperhatikan, antara lain:

Target market berdasarkan demografi atau wilayah

Dalam menentukan target market berdasarkan demografi, cara paling mudah dalam menganalisanya bisa menggunakan Google Trends dengan membandingkan popularitas pencarian keyword produk berdasarkan demografi kota misalnya – Disini kita bisa melihat, membandingkan kemudian menganalisanya berdasarkan grafik pencarian popularitas keyword di Google Trends pada periode tertentu

Target market berdasarkan jenis kelamin

Setelah menentukan demografi, maka langkah selanjutnya bisa dipetakan siapa saja pengguna kita berdasarkan jenis kelamin, pria atau wanita, rata-rata usia target, pendidikan serta pekerjaan dsb – Analisa yang tepat sangat menentukan saat membuat strategi promosi, terlebih lagi jika kita menjual produk barang/jasa yang mahal atau spesifik.

Target market berdasarkan Behavior

Menganalisa faktor Marketing Behavior atau perilaku konsumen calon pemakai produk yang kita bidik juga memiliki andil besar dalam menentukan kesuksesan penjualan – Dimana hal ini pada umumnya dibagi menjadi 3 kriteria, yaitu ringan, medium dan berat.

Contohnya, strategi promosi menjual kosmetik branded yang mahal tentu saja berbeda, meskipun persaingannya tidak terlalu banyak, namun caranya mungkin berbeda jauh, dibandingkan dengan menjual kosmetik murah yang segmentasinya lebih luas dan persaingannya juga lebih besar.

Perlu diingat dalam menjual produk branded, kata kunci umum ‘Murah’ belum tentu bisa berhasil menentukan kesuksesan penjualan, karena behaviors konsumennya berbeda, dimana mereka secara umum lebih mementingkan kualitas keaslian produk serta pelayanan yang memuaskan, dibandingkan dengan hanya menawarkan harga murah.

Disamping itu cara menentukan target market berdasarkan behavior juga memerlukan analisa khusus tersendiri dengan menggunakan metode promosi yang sesuai dengan Media Habits konsumen. Apakah mereka termasuk konsumen tradisional atau konsumen digital, dan ini juga masih bisa dipilah-pilah lagi, kita akan fokus promosi melalui media apa ? Dan di media mana ?

Misalkan menjual produk asli papan atas atas seperti Dior, Louis Vuiton dsb, tentunya lebih efektif menggunakan Google Adword, atau melalui sosial media seperti Instagram, Path dsb, dibandingkan menggunakan metode Facebook Marketing, karena sudah bukan rahasia lagi, jika kelas menengah ke atas sudah tidak lagi bermain di Facebook, dsb.

Anda tertarik untuk mempelajari cara menentukan target market yang tepat ? Ikuti Private Search Engine Video Marketing Sistematis Always Page One Terbatas kami, silahkan transfer Rp 2.000.000,- ke Bank Mandiri No: 164-0000-465809 atau ke BRI No: 1581-01-002635-50-1 a/n H Dedy Putranto.

Setelah transfer, segera hubungi kami di whatsApp 0896 5050 2295 atau 0813 1879 8133

Waktu belajar bisa bebas Anda tentukan sendiri, sementara media belajar bisa datang langsung ke Komp Firdaus Regency, Jl Gelatik No. 86, dekat Mall Bintaro XChange, Sawah Lama, Bintaro-Ciputat atau via online seperti Skype, WhatsApp dsb. Kami ada di 3 Lokasi, 

Kompleks Regensi Melati Mas, Blok A1 No 19, Kelurahan, Pd. Jagung, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Banten 15326 HP/Whatsapp: 0896-5050-2295 https://maps.google.com/?cid=4086431047887176654

Private Internet Marketing No1 Yogyakarta
Gg. Anggrek II No.9b, Kentungan, Condongcatur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281, HP/WhatsApp: 0896-5050-2295 https://maps.google.com/?cid=700112188004772751

atau di Jl Gelatik No. 86, sawah Lama, Ciputat, Tangerang Selatan, HP/WhatsApp: 0896-5050-2295

 Garansi dibimbing sampai mahir siap bersaing dengan siapa saja, tanpa batasan waktu.

So, meski tidak mudah namun sebenarnya juga tidak terlalu sulit, bagaimana cara menentukan target market dan membagi segmentasi market yang tepat sesuai dengan produk yang kita pasarkan, asalkan mau menganalisanya dengan cermat terlebih dahulu.

Putra Dedy

Learn More