Posts Tagged "Metode Marketing"

Belajar Bisnis Menjadi Lebih Tangguh, Setangguh Elang 0

Belajar Bisnis Menjadi Lebih Tangguh, Setangguh Elang

Posted by on Jan 4, 2017 in Blog, Tips

Inilah poin-poin penting dalam belajar bisnis, agar kita bisa menjadi lebih tangguh dan lebih kuat dari filosofi Elang, justeru disaat bisnis kita terancam kalah setelah sekian lama berkibar.

Belajar Bisnis Menjadi Setangguh Elang

Belajar bisnis dari karakter elangPertama, Elang adalah jenis burung yang mampu terbang paling tinggi dibandingkan dengan burung lainnya, maka jika dianalogikan dengan belajar bisnis, maka cobalah berpikir secara sistematis, Things Out of the Box, memiliki pola pikir diluar kebiasaan orang pada umumnya. Runtuhkan semua tembok pembatas dan ketika melihat suatu persoalan pandanglah secara keseluruhan dari berbagai aspek … Agar tidak mudah tersesat …

Kedua, Elang hanya bergaul dengan kawanan sendiri 

Kata kuncinya, ketika kita belajar bisnis, berhati-hatilah dalam memulai suatu bisnis, entah itu bisnis online atau bisnis tradisional, dan jangan sampai salah bergaul dengan orang yang salah, atau ikut-ikutan bisnis online yang salah namun sedang trend – Dengan sejuta harapan palsu, tidak masuk di akal sehat dan sebagainya yang kini bertebaran di internet bak cendawan di musim hujan.

Karena ketika kita bergaul dengan orang yang salah, maka keputusan bisnis apapun yang kita buat akan cenderung menjadi salah, karena kita mengikuti bisnis yang salah dan dilihat dari sudut pandang yang salah pula.

Ketiga Elang memiliki mata yang tajam, mampu melihat mangsanya hingga dari jarak berkilo-kilometer.

Persamaannya, ketika kita terbiasa berpikir sistematis dan melihat segala segala sesuatunya secara keseluruhan, maka secara tidak sadar mindset seperti itu, akan membentuk kita menjadi pribadi yang visioner

Keempat, ketika memilih hewan buruan, Elang sangat fokus, ia hanya memilih satu mangsa saja, yang dianggapnya sebagai buruan yang paling lemah …

Maka, jika kita sekarang masih memiliki beberapa bisnis sampingan, susunlah skala prioritas secara sistematis, tetapkan Satu Goal yang paling mungkin untuk kita capai …

Kelima, faktor penting dalam belajar bisnis dari Elang adalah kalkulasi yang matang. Sebelum mencengkeram mangsanya, Elang selalu melakukan kalkulasi terlebih dahulu, ia akan berputar-putar dahulu sebelum menyerang untuk memastikan bahwa ia mampu melabrak mangsanya sendirian dengan sekali terjang …

Analoginya, dalam bisnis modern yang sangat kompetitif, turunkanlah ekspektasi kita sedikit, kalkulasikan dengan cermat, pelajari celahnya dan carilah kompetitor yang paling mungkin bisa kita kalahkan dengan sekali terjang …

Poin keenam belajar bisnis dari karakter Elang adalah, Elang berani Mengambil Keputusan Terbesar setidaknya sekali dalam seumur hidupnya untuk mentransformasikan diri (mabung), dan memperbesar kapasitas dirinya, justeru di usia senja – Rela menjalani siksaan yang pahit dan kesakitan dalam waktu lama, demi membesarkan kapasitas dirinya …

Kata kuncinya, jika Elang saja bisa mewaspadai penurunan kapasitasnya di usia senja, apalagi kita manusia …

‘Harus Selalu Eling lan Waspodo’ jangan pernah terlena sedikitpun dengan ‘Achievement’ yang sudah pernah kita raih sebelumnya …

Karena siapapun kita apapun prestasi yang kita raih, bisa saja runtuh dalam sekejab, tergulung oleh jaman dan kompetisi baru yang semakin ketat ..

Berani mengambil keputusan dan memperbaiki kesalahan secara revolusioner, meski itu sangat menyakitkan, sebelum terlambat dan dilindas oleh kemajuan jaman …

Ketujuh, Elang adalah predator sejati, bukan burung pemakan bangkai, Elang hanya memakan daging segar.

Konsekuensinya, seorang pebisnis sejati akan selalu berusaha semaksimal mungkin mencari celah untuk bisa menjadi pelopor dan inovator, bukan hanya sekedar menjadi pengekor, karena pelopor memiliki peluang 10 X lipat untuk berhasil dibandingkan dengan pengekor.

Kedelapan, Elang melawan semua tantangan, dengan keterbatasannya Elang berani melawan alam, ia tetap terbang tinggi bahkan berani menerjang badai ganas sekalipun …

Implementasinya, tetap tenang dalam keadaan tersulit sekalipun…

Selalu berharap untuk mendapatkan yang terbaik, siap untuk menang dan lebih siap lagi untuk menerima kekalahan …

Kesembilan, Elang selalu waspada dan bisa melakukan manuver cantik ketika bertemu dengan lawan yang tangguh

Maka dalam belajar bisnis, kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat, akan menghindarkan kita dari resiko kegagalan dikemudian hari …

karena prinsipnya Kegagalan tidak akan dibawa sampai mati …

namun Kesuksesan akan membawa Legacy …

Free Konsultasi Bisnis – WhatsApp: 0896 5050 2295 

Selamat Tahun Baru 2017

Putra Dedy 

Learn More
Belajar Bisnis Menjadi Pebisnis Tangguh Dari Filosofi Elang 0

Belajar Bisnis Menjadi Pebisnis Tangguh Dari Filosofi Elang

Posted by on Jan 3, 2017 in Blog, Tips

Belajar Bisnis menjadi pebisnis tangguh memang tidaklah mudah, namun ada banyak fakta menarik seputar filosofi hidup Elang yang bisa dipelajari dan dipraktekan dalam binis masing-masing.

belajar bisnis jadi setangguh elang

Fakta pertama belajar bisnis dari karakter Elang ini, burung Elang adalah jenis unggas yang paling panjang usianya di dunia, menurut penelitian yang dirilis oleh stasiun TV Discovery Channel, usia Elang bahkan bisa mencapai umur 70 tahun an lebih, atau selisih sedikit dengan usia rata-rata manusia hidup saat ini, sekitar 85 s/d 90 tahun.

Ada satu fakta lagi yang tak kalah menariknya, bahwa untuk bisa memiliki umur panjang hingga mencapai 70 tahun, Elang harus berani mengambil Keputusan Pahit dan Menyakitkan Dirinya Sendiri. Suatu keputusan tersulit dan terbesar sepanjang hidupnya, bukan hanya untuk sekedar survive, namun juga membesarkan kemampuan dirinya sendiri, yaitu kemampuannya untuk “meremajakan diri” atau mabung, seperti unggas lainnya.

Tragisnya, jika Elang tidak mengambil keputusan terbesar sepanjang hidupnya tersebut, hewan symbol keperkasaan itu, tidak lagi perkasa, ia bisa tergolek tak berdaya… menunggu ajal menanti sakaratul maut …

Berbeda dengan unggas lainnya yang hanya berusia beberapa tahun, Elang harus mengambil keputusan Terpenting dalam hidupnya untuk “Mabung” justeru disaat usianya telah mulai menua, yaitu pada usia 40 tahun, lebih dari separuh usia hidupnya.

Pada usia 40 tahunan, Elang mengalami proses kemunduran yang luar biasa atas kemampuannnya, atau hampir sama dengan proses degeneratif pada manusia, suatu proses kemunduran fungsi organ-organ tubuh yang membuat semua kemampuan fisik & psikologis manusia ikut mundur.

Pada usia 40 an, semua kemampuan mematikan Elang dalam berburu mangsa menurun drastis, dimana kuku cakarnya tumbuh terlalu panjang, sehingga menyulitkan Elang untuk mencengkeram mangsanya. Senjata lain yang menjadi andalannya dalam berburu juga ikut melemah, paruhnya menjadi semakin bengkok dan memanjang, menyulitkannya untuk menyerang mangsa dengan paruhnya yang setajam silet.

Bukan hanya itu, bulu-bulu sayapnya yang perkasa pun menjadi bertambah tebal dan semakin berat, semakin mempersulitnya untuk terbang dan bermanuver lincah, menyerang mangsa.

Ironisnya, itu semua adalah kemampuan mematikan seekor Elang, yang dijadikan sebagai simbol dan ikon kekuatan atau keperkasaan bagi sebagian orang – Lantas, jika sudah demikian, symbol keperkasaan Elang sudah tidak lagi berharga ?

Atau kini Elang telah berubah menjadi burung perkutut ?

Untuk itu Elang hanya memiliki 1 kesempatan besar seumur hidupnya, “Take it or Leave it” …

Jika Elang mau mau menjalani proses panjang peremajaan diri (mabung) dan mentransformasikan dirinya menjadi lebih tangguh, maka ia harus mengalami kesakitan, siksaan yang luar biasa beratnya selama 150 hari. Dalam waktu sekitar 5 bulan, Elang harus mencari tempat yang tinggi dan aman dari gangguan predator lain, untuk tempatnya bertapa melakukan Transformasi Diri yang menyakitkan, sampai akhirnya Elang bisa comeback lagi menjadi pemenang baru, hingga akhir ajalnya pada usia 70 tahun an.

Maka tidaklah berlebihan rasanya, jika belajar bisnis dari filosofi Elang ini bisa dianalogikan dengan proses bisnis pada manusia.

Beranikah kita membuat keputusan yang maha penting disaat bisnis kita mengalami kemunduruan dan menjadi kurang kompetitif setelah berjalan sekian lama ?

Atau beranikah kita melakukan Review dan Flashback, apa saja yang sudah kita lakukan, dan apa yang belum pernah kita lakukan ?

Proses panjang, menyakitkan dan menyiksa, harus dilewati seekor Elang, agar ia bisa bertumbuh menjadi semakin tangguh. Pada proses Transformasi tersebut Elang akan mulai mencakari dan menghantamkan cakar-cakarnya yang terlalu panjang ke batu-batu cadas gunung agar copot, dan menunggu dengan sabar cakarnya barunya untuk tumbuh menjadi lebih kuat.

Kemudian proses berikutnya yang lebih menyakitkan, Elang harus mengasah paruhnya yang terlalu panjang membengkok dan mematahkannya ke bebatuan di gunung, agar menjadi lebih pendek untuk bisa diasah kembali menjadi senjata baru yang sangat mematikan.

Proses berikutnya yang tak kalah menyakitkan juga harus dilewatinya dengan tabah, ketika Elang harus mencabuti bulu-bulunya yang sudah terlalu tebal dan berat sampai habis, digantikan dengan bulu-bulu baru, yang membuat Elang bisa kembali terbang tinggi dan melakukan manuver-manuver cantik ketika ia memburu mangsanya atau menghadapi musuh-musuhnya.

Jika Elang saja rela dan mau melakukan Transformasi Diri dengan cara-cara yang menyakitkan selama masa proses transformasi, lantas mengapa dalam belajar bisnis kita tidak mau melakukannya ?

Apa Resolusi Bisnis Anda di tahun 2017 ?

Namun satu hal yang pasti, dimasa mendatang, tantangan-tantangan baru dalam bisnis yang semakin kompetitif masih akan terus menghadang kita …

Apa saja hikmah yang bisa diambil dari analogi filosofi Elang dalam belajar bisnis, serta bagaimana menterjemahkannya dalam bisnis online ?

Apa saja keunggulan alami Elang, sehingga pantas dijadikan simbol keperkasaan dan ketangguhan ? Baca kelanjutannya disini >>> Belajar Bisnis Menjadi Lebih Tangguh Setangguh Elang – Resolusi Bisnis 2017 <<<

Ingin Konsultasi Bisnis Online Gratis ?

Putra Dedy, WhatsApp: 0896 5050 2295

Learn More
Apa Itu Search Engine Marketing Dan Copywriting Marketing ? 0

Apa Itu Search Engine Marketing Dan Copywriting Marketing ?

Posted by on Sep 26, 2016 in Blog, Search Engine Marketing, Tips

Ingin tahu apa itu Search Engine Marketing dan Copywriting Marketing ? Apa perbedaan signifikan metode search engine marketing dengan metode copywriting marketing dalam praktek marketing online ?

Apa Itu Search Engine Marketing ?

Secara sederhana pengertian Search Engine Marketing bisa diartikan adalah proses menyebarkan keyword tertarget sebanyak mungkin di search engine, dengan 2 cara yaitu secara gratis dan melalui iklan search engine berbayar.

Apa Itu Search Engine Marketing Dan Copywriting Marketing ?

2 Metode Search Engine Marketing :

  1. Secara gratis, dengan menjalankan SEO, mengoptimasi semua keyword target sampai terindeks sebagai keyword organik di search engine Google.
  2. Melalui iklan berbayar di search engine, dengan membidik keyword tertentu. Bisa melalui iklan berbayar di Google Adword atau iklan PPC search engine lainnya seperti 7Search, Chitika dsb.

Kedua metode search engine marketing ini tentu berbeda dalam prakteknya. Jika Anda menginginkan hasil yang instan, tentu saja beriklan di Google Adwords atau menggunakan iklan ppc search engine lainnya merupakan solusi yang tepat. Terlebih lagi jika memiliki budget iklan yang cukup, iklan bisa dijalankan secara konsisten selama periode tertentu, agar bisa diukur sampai seberapa jauh efektivitas iklan tersebut berjalan.

Iklan yang terukur efektivitasnya merupakan hal yang sangat penting dalam proses search engine marketing berbayar, agar kita bisa melakukan evealuasi, sampai seberapa besar konversi penjualannya. Apakah kinerja iklan, seperti penggunaan keyword, desain, sales letter dsb yang kita gunakan selama ini sudah efektif atau belum ?

Ingin beriklan murah dan efektif di Google Adwords ? Lihat demo >>> Software Pencari Long tail Keyword di Google Adword <<< Anda bisa dengan mudah menemukan ribuan keyword yang efektif dengan harga yang murah sekali. 

Sementara metode search engine marketing gratis melalui proses SEO membutuhkan sedikit skill dan pengetahuan dasar apa itu SEO yang efektif – Namun yang lebih penting lagi adalah mengetahui bagaimana sistem pengindekskan keyword dalam Algorithma Google, struktur SILO SEO yang efektif dsb. Dimana hal ini tentu saja membutuhkan waktu yang  jauh lebih lama prosesnya.

Ingin menguasai sistem pengindeksan keyword di search engine dan SILO SEO ?

Ikuti >>> Private SEO Video Marketing Sistematis <<< Always Page One Youtube & Google

Perbedaan Metode Search Engine Marketing dan Copywriting Marketing

Secara gampang, perbedaan yang signifikan dan mendasar antara Metode Search Engine Marketing dengan Metode Copywriting Marketing adalah pada sisi ajakan dan keyword. Gampangnya ngomong begini, jika konten dalam metode search engine marketing berfokus untuk membidik keyword tertentu agar tersebar di search engine – Sementara dalam copywriting marketing, orang tidak memperdulikan kaidah-kaidah SEO 🙂  , karena mereka kebanyakan hanya mengandalkan iklan melalui 3 hal saja, yaitu menggunakan iklan berbayar (google adword, facebook ads dsb) secara jor-joran, penjualan melalui sistem afiliasi dan melalui email marketing.

Copywriting Marketing hanya berfokus pada Leads atau Prospek kepada target. Secara umum dalam bahasa Inggris leads artinya adalah Petunjuk atau Menggiring / Menuntun. Memang agak membingungkan, pasalnya, istilah Leads itu sendiri tidak ada di dalam literatur ekonomi atau bisnis di bangku kuliah, kecuali Anda kuliah di jurusan kriminologi – Sebab istilah leads tersebut biasa digunakan oleh para kriminolog, polisi, detektif dan sebagainya untuk mencari petunjuk awal suatu kasus.

Namun entah siapa yang mempopulerkannya, Leads Marketing atau istilahnya Leads Generation justru sangat populer di dalam dunia internet marketing, yang digunakan untuk mempengaruhi pikiran atau menginisiasi konsumen, lewat bahasa yang mampu menghipnotis, mempengaruhi pikiran calon konsumen, untuk langsung membeli produk yang ditawarkan, tanpa berpikir panjang lagi. Nah ini bedanya Metode Search Engine Marketing dengan Metode Copywriting Marketing.

Metode copywriting marketing, tidak mengindahkan atau tak perduli dengan kaidah penulisan yang seo friendly, seperti penggunaan keyword, long tail keyword dan sebagainya – Karena memang metode copywriting marketing, hanya mengandalkan trafik dari 2 sumber utama, yaitu iklan berbayar dan email marketing. Jadi tidak masalah, apakah keyword produk mereka terindeks dengan bagus di search engine atau menghilang entah kemana. Sebab tujuan utamanya memang hanya untuk mengarahkan calon konsumen dengan bahasa yang bombastis dan provokatif, agar mereka langsung membeli – Bukan untuk mencari trafik permanen dari keyword yang terindek bagus di search engine.

Fokus utama dan tujuan Copywriting Marketing adalah untuk mendorong alam bawah sadar manusia untuk langsung membeli, lewat bahasa yang bombastis, menarik dan provokatif.

Dari sisi keyword yang terindeks jelas berbeda jauh, dengan metode SEO yang benar, keyword Anda bisa mudah terindeks di page one Google. Ini artinya akan menghemat biaya iklan dalam jangka panjang dan terus bisa menjaring ribuan trafik setiap hari Gratis, tanpa harus merogoh kocek untuk anggaran iklan – Sementara itu copywriting marketing tidak memperdulikan keyword dan segala tetek bengeknya.

Ok, semoga penjelasan singkat apa itu search engine marketing dan copywriting marketing ini bermanfaat bagi Anda.

( Putra Dedy )

Learn More