Posts Tagged "Penelitian Terbaru"

Ini Manfaat Teh Kombucha|Teh Fermentasi Kesehatan Tubuh 0

Ini Manfaat Teh Kombucha|Teh Fermentasi Kesehatan Tubuh

Posted by on Aug 30, 2020 in Blog, Tips

Manfaat teh kombucha sebenarnya telah dikenal sejak ribuan tahun lalu di China dan Jepang, dimana teh fermentasi kesehatan yang dibuat dari fermentasi jamur scoby kombucha dan teh manis sudah umum digunakan untuk mengatasi masalah kesehatan pada pencernaan seperti sembelit dan susah buang air besar.

Seiring perkembangan dunia medis, sains dan teknologi, sudah banyak penelitian ilmiah terbaru yang dilakukan oleh para peneliti ahli untuk mengetahui apa saja manfaat kombucha bagi kesehatan, khususnya bagi kesehatan usus dan saluran pencernaan. Dilansir oleh WebMD ada sekitar 300-500 jenis bacteria baik dan jahat yang ada di dalam saluran pencernaan dari sekitar 2 juta jenis gen bakteri yang sangat berpotensi menjadi sumber puluhan penyakit dari beberapa kategori penyakit, baik sakit secara fisik maupun psikis. Penyakit fisik misalnya diabetes, kanker colon, penyakit kardiovaskular atau jantung, obesitas, arthritis hingga ke penyakit psikis seperti depresi mental dan stress.

grosir dan supllier kombucha terbesar di tokopedia

Jika diminum rutin manfaat teh kombucha berperan cukup signifikan, mikroba probiotiknya berfungsi untuk membooster imun tubuh, membersihkan saluran pencernaan, detoksifikasi alami tanpa obat kimia serta menjaga keseimbangan metabolisme tubuh.

teh fermentasi kombucha kesegaran alami

Beberapa Manfaat Teh Kombucha Bagi Kesehatan

Manfaat teh kombucha yang pertama bisa dilihat dari hasil penelitian ilmiah yang menunjukan bahwa minuman teh fermentasi kesehatan ini memiliki 2 manfaat utama, yaitu pertama manfaat kombucha yang terjadi karena pertumbuhan probiotik atau bakteri yang baik selama terjadinya proses fermentasi. Kemudian manfaat utama kedua teh kombucha berasal dari penyerapan kadar senyawa yang terkandung di dalam teh, seperti senyawa antioksidan polifenol, flavonoid, zat klorofil hijau daun, multi vitamin, maupun kandungan nutrisi lainnya yang berperan penting menjadi benteng imun tubuh. Bahkan menurut studi terbaru Universitas Indonesia, daun kelor ternyata sangat kaya dengan dengan kandungan berbagai nutrisi didalamnya yang bisa menjadi benteng imun tubuh selama pandemi.

Secara ilmiah manfaat teh kombucha berfungsi sebagai sumber probiotik yang diperlukan di dalam saluran pencernaan atau usus untuk detosifikasi, memerangi beberapa jenis bakteri alami yang sifatnya jahat dan ada di dalam saluran pencernaan. Secara alami di usus dan saluran pencernaan manusia ada ratusan spesies bakteri, yang bisa dikelompokan kedalam 2 jenis bakteri, yaitu bakteri yang jahat atau bakteri yang baik, semuanya dikenal sebagai Gut Microbiome. Dimana setiap spesies bakteri tersebut memainkan peran yang berbeda dalam kesehatan tubuh Anda serta membutuhkan nutrisi yang berbeda pula untuk pertumbuhan mereka. Entah itu bakteri yang baik maupun bakteri yang jahat.

Media sains medis terkemuka WebMD lebih jauh menjelaskan bahwa fungsi bakteri yang baik atau probiotik pada saluran pencernaan berfungsi sebagai bakteri pengurai makanan dan merubahnya menjadi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun sayangnya pertumbuhan jenis bakteri alami yang baik ini ternyata jumlahnya lebih sedikit dibandingkan jumlah bakteri jahat yang ada di dalam usus. Dan sayangnya bakteri yang baik tersebut juga akan berhenti bertumbuh saat makanan yang harus diuraikannya di saluran pencernaan sudah habis. Disinilah manfaat teh fermentasi kombucha yang berfungsi sebagai booster untuk menambah dan menjaga jumlah pasukan probiotik disaluran pencernaan agar tetap tercukupi

Manfaat Teh Kombucha Melalui Proses Fermentasi

Manfaat kombucha berikutnya yang penting dalam proses fermentasi adalah penyerapan kadar kandungan senyawa atau nutrisi bahan yang diserapnya, dalam hal ini kandungan senyawa di dalam daun teh. Sangat dianjurkan untuk menggunakan daun teh green tea atau bisa juga daun kelor yang mengandung lebih banyak nutrisi dan antioksidan. Jangan menggunakan teh celup.

Penelitian ilmiah menunjukan daun teh alami mengandung kandungan senyawa Polifenol yang tinggi yang memainkan peran besar sebagai agen antioksidan, mencegah berbagai potensi resiko serangan penyakit berbahaya seperti jantung atau kardiovaskular, kanker serta penumpukan kolesterol di pembuluh darah. Bahkan penelitian terbaru membuktikan zat-zat dalam kandungan senyawa polifenol bisa mencegah dan mengurangi resiko penyakit Alzheimer pada manusia setelah mulai menua.

Penduduk didataran tinggi China dan Jepang sudah terbiasa menggunakan daun-daun teh alami green tea atau black tea yang kaya akan senyawa zat hijau daun atau klorofil yang banyak mengandung zat magnesium dan natrium yang tidak diproduksi oleh tubuh. Senyawa klorofil biasa digunakan sebagai salah satu bahan dasar suplemen diet untuk menurunkan berat badan. Di lansir oleh Science Direct, menurut penelitian ilmiah di Inggris, membuktikan bahwa responden penelitian yang mengkonsumsi klorofil cair bukan hanya mampu menurunkan berat badan lebih banyak, dibandingkan mereka yang tidak mengkonsumsi klorofil. Bukan itu saja, namun juga bisa menurunkan kadar kolesterol jahat LDL setelah dikonsumsi rutin selama 3 minggu.

Manfaat kombucha berikutnya selama proses fermentasi, mikroorganisme atau probiotik kombucha akan membentuk koloni strain bakteri baik yang baik untuk membersihkan saluran pencernaan, menetralisir racun (detoksifikasi) serta memerangi bakteri jahat yang ada di dalam tubuh. Bakteri probiotik ini juga berperan mengurangi inflamasi atau peradangan serta menurunkan berat badan secara alami.

Manfaat kombucha menjadi maksimal juga tergantung dari penggunaan bahan baku yang digunakan selama proses fermentasi. Jika menggunakan daun teh alami, entah itu green tea atau black tea yang kaya antioksidan dan zat klorofil, akan sangat bermanfaat, dibandingkan hanya dengan menggunakan teh celup biasa. Untuk membuat teh kombucha yang berkhasiat tinggi jangan gunakan teh celup, tapi gunakan daun teh green tea alami atau black tea. Meskipun mahal namun terasa jelas khasiatnya.

Sebenarnya disinilah kunci dari manfaat kombucha yang sebenarnya, melarutkan zat-zat dan senyawa yang berguna bagi tubuh. Namun sayangnya kebanyakan orang tidak mengerti hal ini, pada umumnya mereka hanya melakukan fermentasi teh manis biasa saja dari teh celup.

Banyak studi menunjukan, meminum green tea secara rutin akan membakar kalori jauh lebih banyak dibandingkan dengan sekedar minum teh biasa. Menghancurkan lemak perut, mengontrol kadar gula darah serta menekan kadar kolesterol jahat LDL

Proses karbonasi dan fermentasi akan menghasilkan asam yang melarutkan semua kandungan senyawa klorofil, polifenol, antioksidan dll kedalam air teh kombucha yang diminum. Bila diminum rutin efeknya akan bisa langsung dirasakan dalam 2-3 minggu, tubuh menjadi lebih fresh, buang air lancar, memghilangkan bau keringat dan tidak mudah stress.

Manfaat kombucha berikutnya yang tak kalah penting, kandungan antioksidan merupakan substansi inti untuk menangkal radikal bebas, paparan polusi dsb yang memicu timbulnya sel-sel liar seperti tumbuhnya tumor atau kanker akibat paparan radikal bebas. Molekul-molekul antioksidan akan menghancurkan pertumbuhan jaringan sel liar kanker.

Antioksidan yang diperoleh dari asupan makanan, minuman serta sayur-sayuran alami akan lebih bagus dibandingkan dengan suplemen antioksidan. Sementara penelitian pada tikus percobaan yang diberikan minum kombucha secara teratur, signifikan bisa mengurangi toksisitas liver akibat paparan bahan kimia beracun. Bahkan pada beberapa kasus bisa mengurangi toksisitas liver sampai 70%.

So, dengan sedemikian banyaknya manfaat kombucha untuk kesehatan, ayo mulai segera hidup sehat hari ini juga! Dan yang lebih penting lagi sehat itu tidak harus mahal asal tahu caranya lho. Tertarik ingin membuat sendiri teh kombucha untuk di konsumsi harian ? Atau ingin menjadi Dropshipper, Dropshipping online atau Reseller bibit scoby kombucha kami ? Atau bahkan Anda ingin beternak scoby kombucha sendiri ? Silahkan beli bibit scoby kombucha kami, klik gambar atau link di bawah ini

Jika anda ingin membelinya dari Marketplace Tokopedia, silahkan membelinya di store kami. Klik link Tokopedia dibawah ini,

https://www.tokopedia.com/im-no1/bibit-scoby-jamur-kombucha-super-putih-bersih-dan-murah

So, dapatkan manfaat teh kombucha yang sangat bagus untuk membooster imun tubuh, terlebih lagi di masa pandemi Covid19 seperti sekarang kekuatan imun tubuh menjadi faktor utama untuk menangkal wabah. Jagalah kesehatan psikis dan fisik dengan baik, minumlah secara rutin teh kombucha setiap pagi dan sore atau malam hari sesudah makan untuk menjaga kesehatan harian tubuh .

Learn More
Benarkah Orang Dewasa Sekarang Sudah Mulai Kecanduan Sosial Media ? 0

Benarkah Orang Dewasa Sekarang Sudah Mulai Kecanduan Sosial Media ?

Posted by on Sep 12, 2018 in Lifestyle, News

Ingin tahu apa saja dampak posistif dan efek negatif bagi orang dewasa yang mulai kecanduan terhadap sosial media ? Simak terus beritanya di Internet marketing No 1  News Report dibawah ini.

Benarkah Orang Dewasa Sekarang Sudah Mulai Kecanduan Sosial Media

Belum lama berselang, badan charity Inggris, The Royal Society For Public Health (RSPH) menyerukan perlunya dilakukan penelitian lebih mendalam terhadap efek kecanduan sosial media pada orang dewasa yang bisa mempengaruhi perilaku dan hubungan sosial mereka.

Dilansir oleh Sky News, kampanye yang dilakukan RSPH dengan tema, Get Involved with Scroll Free September, mereka berberharap bisa diikuti oleh puluhan ribu orang dewasa dari 56 negara yang berbeda untuk melakukan apa yang mereka sebut dengan istilah Digital Detox – Agar sudah saatnya orang dewasa segera keluar dari beberapa aplikasi sosial media yang sedang ngetrend saat ini, seperti Facebook, Instagram, Snapchat, Twitter dan Youtube.

Menurut Royal Society For Public Health, hasil penelitian pada tahun 2017 silam telah menunjukan banyak dampak negatif akibat kecanduan sosial media pada golongan usia anak dan remaja, antara lain, cyberbullying, sulit tidur, kecemasan, depresi dsb yang mempengaruhi perilaku mereka.

Seruan ini rupanya mendapatkan sambutan yang cukup hangat, tercatat selama bulan September berjalan ini dilaporkan sudah ribuan orang mengikuti program digital detox.

Sementara itu, hasil dari berbagai penelitian terbaru dalam beberapa tahun terakhir ini juga menunjukan bahwa:

1. Sebanyak sembilan puluh satu persen remaja dan dewasa yang berusia 16 thn s/d 24 tahun menggunakan sosial media.

2. Diantara mereka setidaknya ada sekitar 5% diantaranya yang sudah kecanduan sosial media.

3. Bagi mereka yang menghabiskan waktu setidaknya lebih dari 2 jam setiap hari melakukan aktivitas di sosial media, dilaporkan cenderung mengalami kesehatan mental yang buruk.

Meski demikian, kepala eksekutif RSPH, Shirley Cramer menyatakan, masih diperlukan lebih banyak lagi penelitian yang mendalam terhadap dampak buruk kecanduan sosial media bagi orang dewasa.

Menurut Shirley, salah satu pertanyaan yang mendasar adalah, apa peran kita di sosial media, ketika kita memiliki anak-anak dan remaja. “Saya kira kita tidak lagi berpikir sebagai orang tua. Bagaimana peran kita ? Apakah ketika sedang makan bersama keluarga-pun kita juga masih sibuk bermain sosial media, atau tweeting ? Apa efeknya bagi anak-anak kita ?” Shirley memaparkan pandangannya.

Menurutnya, masih perlu lebih banyak lagi penelitian yang lebih mendalam diseputar peran orang dewasa terhadap kecanduan sosial media – Sementara ini kita sudah melihat bukti nyata dan dampak negatif potensi kerusakan akibat kecanduan sosial media terhadap anak-anak, remaja dan orang muda.

Senada dengan itu psikolog Noel Bell juga mengatakan bahwa generasi tua/orang dewasa juga tidak imun dari kemungkinan kecanduan terhadap sosial media.

“Kami tengah mencari gejala kecanduan, peningkatan obsesi serta potensi terhadap kehilangan kontrol dan konsekuensi buruk pada keseharian kehidupan sosial pengguna.” ujarnya.

Kampanye gratis RSPH ini mulai dilakukan untuk mengatasi tekanan dan dampak sosial global dari banyaknya perusahaan teknologi besar sosial media seperti Facebook atau Instagram.

Menanggapi hal itu, bulan lalu Facebook telah mengenalkan beberapa update terbaru fitur baru mereka untuk melakukan pembatas waktu beraktivitas di dalam aplikasi. Dalam laman blog post Facebook, mereka menulis, “Harapan kami pembaruan pada beberapa tools kami bisa memberikan kontrol bagi pengguna di platform kami dan juga ikut berperan mendorong percakapan antara orang tua dan remaja tentang kebiasaan online yang tepat bagi mereka.

So, jika mungkin Anda termasuk golongan orang dewasa yang sudah mulai menunjukan gejala kecanduan sosial media, ada baiknya juga untuk mengikuti digital detox, menghentikan semua aktivitas di sosial media, dan mulailah melakukan komunikasi intensif dengan keluarga dan anak-anak dirumah.

Learn More