Ledakan Lanjut Usia, Bisnis Kreatif, Peluang Usaha Baru Atau Ladang Pengabdian ?

Ledakan Lanjut Usia, Bisnis Kreatif, Peluang Usaha Baru Atau Ladang Pengabdian ?

Jika Anda pelaku bisnis kreatif yang jeli, kini peluang usaha baru untuk memenuhi kebutuhan lanjut usia sudah terbuka lebar. mengingat dari total populasi 7 miliar juta jiwa penduduk dunia, sebanyak 1 miliar diantaranya adalah penduduk berusia lanjut.

Ledakan Lanjut Usia, Bisnis Kreatif, Peluang Usaha Baru Atau Ladang Pengabdian ?

Bukan main-main lagi, ledakan lanjut usia di Indonesia kini sudah mencapai 20 juta jiwa lebih dan akan terus meningkat pesat pada tahun 2020 mendatang.

Peluang usaha baru dan ladang pengabdian

Bagi pelaku bisnis kreatif, ada banyak puluhan jenis peluang usaha baru terkait dengan kebutuhan lansia, tinggal dieksplorasi lebih dalam lagi, apa saja yang menjadi kebutuhan umum dan khusus mereka ? Dari mulai kebutuhan dasar primer, sekunder sampai kebutuhan khusus, misalnya seperti tour khusus bagi lansia, pelayanan perawatan lansia dsb.

Selanjutnya tinggal disesuaikan dengan demografi umum serta kondisi sosial ekonomi mereka, karena tentu saja tidak semua lansia memiliki kemampuan sosial ekonomi yang cukup. Sementara dari sisi sosial, organisasi non profit atau lembaga swadaya masyarakat (LSM) juga bisa ikut berpartisipasi untuk menangani ledakan populasi lanjut usia yang sudah di depan mata.

Data dari berbagai sumber dibawah menunjukan, dari sisi demografi misalnya, jika Anda pengusaha kreatif, menurut data BPS thn 2015 diperkirakan 8,5% dari total populasi penduduk Indonesia atau sekitar 21,7 juta adalah lanjut usia yang tersebar diberbagai propinsi. Dari data tersebut, diperkirakan sekitar 45% lanjut usia yang tidak lagi produktif berada di dalam rumah tangga, dimana 40% diantaranya dengan status sosial ekonomi yang rendah – Sementara sisanya memiliki status ekonomi menengah dan atas.

Ledakan Lanjut Usia Bisnis Kreatif & Peluang Usaha Baru Atau Pengabdian ? - Ledakan Lanjut Usia, Bisnis Kreatif, Peluang Usaha Baru Atau Ladang Pengabdian ?

Ledakan lanjut usia ini masih akan terus berkembang dengan cepat, dimana populasi penduduk lansia yang berusia diatas 80 tahun diperkirakan akan berkembang paling cepat – Atau dengan kata lain, ledakan lanjut usia yang berusia diatas 80 tahun ini memerlukan kebutuhan khusus serta penanganan yang serius.

Data lain juga menunjukan sekitar 9% dari total populasi lanjut usia di indonesia tinggal sendiri dan sekitar 36% tinggal bersama 3 generasi di dalam 1 rumah tangga.

Data populasi lanjut usia terbanyak berada di DIY Yogyakarta, yang mencapai 12,48%, Jawa Timur 9,36%, Jawa Tengah 9,26%, Bali 8,77% dan Jawa Barat 7,09%.

Berdasarkan data dari dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang dilakukan tahun 2013, tercatat beberapa penyakit yang terbanyak diidap oleh lanjut usia, antara lain: penyakit Hipertensi menduduki peringkat tertinggi sebanyak 57,6%, Arthritis 51,9%, Stroke 46,1%. Dari data tersebut masih dibagi lagi, sekitar 28% lansia menderita 2 penyakit, 14,6% menderita 3 penyakit, 6,2% mengidap 4 penyakit, 2,3% menderita 5 penyakit, dan 0,8% diantaranya masuk kategori lansia yang menderita 6 penyakit atau lebih.

Sementara hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) pada tahun 2014 menunjukan, sekitar 25,05% lansia menderita sakit. Atau dengan kata dari 100 jiwa lansia, 25 orang diantaranya mengalami sakit dan perlu penanganan yang serius.    

 

Baca juga berita terkait :

Benarkah Orang Dewasa Sekarang Sudah Mulai Kecanduan Sosial Media ?

Bagi pengusaha kreatif, tentunya ini merupakan peluang usaha baru yang menjanjikan, sekaligus bisa ikut aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosial untuk lansia – Sementara bagi organisasi sosial kemasyarakatan yang sifatnya nirlaba atau non profit, data ledakan lanjut usia ini bisa juga digunakan sebagai ladang pengabdian pada masyarakat. Sementara bagi pemerintah sudah menjadi kewajiban pemerintah harus bisa menyediakan sarana, sumber daya serta infrastruktur yang memadai untuk menjamin kesejahteraan para lanjut usia di Indonesia.

 

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *